LPJ Qurban DPC SAS & IPPSA Menteng Tuai Apresiasi Tinggi, Dinilai Paling Transparan dan Terlengkap
Jakarta, 9 Juni 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SAS dan IPPSA Menteng menggelar Rapat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), Evaluasi, dan Pembubaran Panitia Qurban 1447 H/2026 M pada Selasa (09/06/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh Pembina DPC SAS Menteng, Pengurus SAS dan IPPSA Menteng, serta seluruh Panitia Qurban tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Ibadah Qurban tahun ini.
Rapat menjadi momentum penting untuk menutup seluruh rangkaian kegiatan qurban yang sebelumnya telah dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Dalam kesempatan tersebut, panitia menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan penyembelihan, pendistribusian daging qurban, dokumentasi kegiatan, hingga laporan keuangan yang disusun secara rinci, sistematis, dan transparan.
Tahun ini, pelaksanaan Qurban DPC SAS & IPPSA Menteng berhasil menghimpun 91 peserta qurban yang tergabung dalam 13 kelompok atau setara dengan 13 ekor sapi qurban. Kegiatan ini menjadi salah satu pelaksanaan qurban terbesar yang pernah dilaksanakan oleh DPC SAS Menteng serta memberikan manfaat kepada ratusan warga dan masyarakat sekitar.
Dalam penyampaian laporan, panitia menjelaskan secara terbuka seluruh pemasukan dan pengeluaran kegiatan, termasuk berbagai sumber pendapatan tambahan yang diperoleh selama pelaksanaan qurban. Transparansi tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari seluruh peserta rapat dan juga dari pembina SAS.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dan mendapat apresiasi khusus adalah adanya cashback dari vendor pengadaan sapi sebesar Rp1.800.000. Dana tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi panitia maupun pengurus, melainkan dialokasikan untuk mendukung konsumsi kegiatan pembubaran panitia sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan kebersamaan seluruh panitia selama menjalankan amanah qurban.
Selain itu, panitia juga melaporkan hasil penjualan 13 lembar kulit sapi qurban dengan nilai Rp100.000 per lembar atau total Rp1.300.000. Seluruh hasil penjualan tersebut disalurkan kembali sebagai santunan kepada anak yatim dan dhuafa, sehingga manfaat qurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Kebijakan tersebut mendapat pujian dari peserta rapat karena mencerminkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi yang menjadi ruh pelaksanaan ibadah qurban.
Pembina dan Ketua DPC SAS Menteng dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia atas dedikasi, kekompakan, dan kerja sama yang telah ditunjukkan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Mereka menilai bahwa keberhasilan qurban tahun ini tidak hanya terlihat dari kelancaran kegiatan, tetapi juga dari kualitas pelaporan yang disusun secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bahkan dalam forum rapat, sejumlah pengurus dan pembina menyebut bahwa LPJ Qurban 1447 H/2026 M merupakan salah satu laporan terbaik, terlengkap, dan paling transparan yang pernah dibuat dalam sejarah pelaksanaan qurban DPC SAS Menteng.
Mulai dari data peserta qurban, data distribusi daging, dokumentasi kegiatan, hingga rincian laporan keuangan disajikan secara lengkap dan terbuka. Transparansi tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan panitia terhadap amanah para mudhohi serta kepercayaan warga SAS Menteng.
"LPJ seperti inilah yang diharapkan oleh organisasi. Lengkap, jelas, transparan, dan mudah dipahami. Ini menjadi standar baru yang sangat baik untuk kegiatan-kegiatan berikutnya," ungkap salah satu pembina / peserta rapat.
Meski mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi, rapat juga menghasilkan sejumlah catatan evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan qurban di masa mendatang. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian bersama adalah perlunya peningkatan koordinasi antara panitia, vendor penyedia hewan qurban, dan tim penyembelih agar pelaksanaan qurban tahun depan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan semakin profesional.
Menariknya, seluruh proses evaluasi berlangsung dalam suasana yang sangat positif. Tidak ada saling menyalahkan, melainkan semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta qurban dan masyarakat penerima manfaat.
Setelah seluruh laporan disampaikan dan evaluasi selesai dibahas, rapat secara bulat menerima dan mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Panitia Qurban 1447 H/2026 M. Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Panitia Qurban Tahun 2026 yang kemudian resmi dibubarkan.
Tepuk tangan dan ucapan terima kasih dari para pembina, pengurus, dan peserta rapat mengiringi penutupan acara sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Keberhasilan pelaksanaan qurban tahun ini menjadi bukti bahwa ketika amanah dijalankan dengan transparansi, kerja sama dibangun dengan kebersamaan, dan kepedulian sosial diwujudkan melalui tindakan nyata, maka hasilnya bukan hanya suksesnya sebuah kegiatan, tetapi juga tumbuhnya kepercayaan dan kebanggaan bersama.
Qurban 1447 H telah usai, namun warisan terbaik yang ditinggalkan panitia tahun ini adalah budaya transparansi, profesionalisme, dan semangat gotong royong yang semakin memperkuat persaudaraan warga SAS Menteng.
"Ketika Amanah Dijalankan dengan Transparansi, Kepercayaan Akan Tumbuh. Ketika Kebersamaan Dijaga, Persaudaraan Akan Semakin Kuat."
#QurbanSASMenteng2026 #LPJTerbaik #TransparansiTanpaBatas #SASMentengSolid #DariWargaUntukWarga #AmanahDanProfesional #QurbanPenuhBerkah