Gelar Muswil Serentak, SAS DPW III Sumsel-Jambi dan DPW VII Bengkulu Targetkan Sinkronisasi Kepengurusan 2026-2030

PALEMBANG — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) III Sulsel-Jambi dan DPW VII Bengkulu organisasi Sulit Air Sepakat (SAS) sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) serentak pada Selasa, 7 Juli 2026. Pelaksanaan Muswil ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran DPP SAS No 01/SE/DPP-SAS/V/2026. Sesuai dengan amanah AD/ART, Muswil wajib dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah pergelaran Musyawarah Besar (Mubes) DPP SAS.

Muswil DPW III Sumatera Selatan dan Jambi dipusatkan di Gedung Serbaguna SAS Palembang dan dimulai tepat pukul 10.15 WIB. Agenda utama perhelatan ini adalah menyelaraskan masa bakti kepengurusan di tingkat wilayah dan cabang agar seragam dengan pusat untuk periode 2026–2030.

Rekonsiliasi dan Target Pemekaran di Wilayah III

Ketua Panitia Muswil DPW III, Faisal Mursyid Datuak Talangik, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SAS serta para utusan cabang yang hadir. Dari 15 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang diundang, sebanyak 8 DPC hadir memberikan hak suaranya, antara lain DPC SAS Palembang, Sungai Lilin, Betung, Baturaja, Muara Dua, Prabumulih, Pulau Beringin, Muaro Bungo. Jajaran pengurus pusat turut hadir mengawal jalannya musyawarah. Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Strategis dan Kelembagaan, Afdhal Muhammad. Turut mendampingi M. Naswir (Wakil Ketua Bidang Operasional dan Kemasyarakatan), Nasril (Ketua Bidang Seni dan Olahraga), Suhetris (Sekretaris Jenderal), Afrizul (Bidang Organisasi dan Kerjasama), serta Jurnalis (Ketua Bidang Pembangunan Ekonomi dan Koperasi).

Afdhal Muhammad, yang mewakili Ketua Umum DPP SAS, membuka sambutannya dengan pantun jenaka yang mencairkan suasana sidang. Ia menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum yang berhalangan hadir langsung karena sedang menghadiri agenda organisasi di Bukittinggi. Afdhal menekankan pentingnya pembentukan tim rekonsiliasi yang digagas pusat untuk merangkul kembali cabang-cabang yang sempat vakum agar bisa segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab).

Ketua DPW III SAS Sumsel & Jambi, Irwansyah Masri, menegaskan bahwa Muswil ini menjadi momentum penting untuk pembenahan organisasi. "Kami sengaja mengundang DPC yang SK kepengurusannya sudah tidak aktif. Tujuannya agar mereka termotivasi segera melakukan Muscab, sehingga struktur kepengurusannya kembali sah," ujar Irwansyah.Ia juga membocorkan rencana ekspansi organisasi dengan persiapan berdirinya DPC baru di Kayu Agung dan Indralaya. Lebih jauh, wilayah Jambi ditargetkan mampu memisahkan diri menjadi DPW mandiri. Sesuai aturan AD/ART, sebuah wilayah dapat membentuk DPW sendiri jika sudah memiliki minimal 5 cabang, yang diharapkan membuat roda organisasi SAS di Jambi bergerak lebih semarak.

Melalui proses musyawarah yang demokratis, seluruh DPC yang hadir sepakat menyatukan suara. Mereka kembali mengusulkan Irwansyah Masri untuk memimpin organisasi. Sidang pleno akhirnya menetapkan Irwansyah Masri sebagai Ketua DPW III Sumsel & Jambi secara aklamasi.

Regenerasi Kepemimpinan di DPW VII Bengkulu

Pada waktu yang bersamaan, dinamika organisasi juga bergulir di wilayah tetangga. DPW VII SAS Bengkulu sukses menyelenggarakan Muswil yang dihadiri oleh 4 dari total 6 DPC yang ada di wilayahnya, yaitu DPC SAS Bengkulu, Curup, Arga Makmur, dan Kepahiang.

Berbeda dengan DPW III yang memilih petahana, Muswil DPW VII Bengkulu melahirkan nakhoda baru melalui mekanisme musyawarah mufakat. Dr. Muklizar, S.Ikom terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW VII Bengkulu yang baru.

Dr. Muklizar resmi menggantikan Syamsul Huda yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan baik selama 2 periode berturut-turut. Dengan hasil ini, kedua DPW siap mengawal instruksi pusat untuk segera mendorong DPC di bawah naungan mereka melaksanakan Muscab serentak demi menyamakan visi kepengurusan periode 2026–2030. (sh)