Kegiatan ini dihadiri oleh warga SAS Kalianda dan sekitarnya yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara pengajian dan doa bersama. Suasana kekeluargaan yang terjalin semakin mempererat hubungan silaturahmi antar warga SAS Kalianda.
Ketua DPC SAS Kalianda, Muhammad Irfan, mengatakan bahwa pengajian rutin merupakan salah satu program kerja organisasi di bidang dakwah yang bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat silaturahmi antarwarga SAS.
"Melalui pengajian rutin ini, kami berharap hubungan kekeluargaan antarwarga SAS semakin erat serta menjadi sarana meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Selain pengajian, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Halal Bihalal (HBH) dan Musyawarah Wilayah (Muswil) SAS DPW IV Lampung yang sebelumnya telah sukses diselenggarakan oleh DPC SAS Kalianda. Penyampaian laporan ini menjadi bagian dari transparansi organisasi sekaligus bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang.
Dalam musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, peserta juga menyepakati Sumbangan Wajib Organisasi sebesar Rp10.000 per Kepala Keluarga (KK) setiap bulan sebagai nominal minimal. Kesepakatan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung operasional organisasi serta keberlanjutan program-program SAS Kalianda ke depan.
Pengajian perdana ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat peran SAS Kalianda sebagai wadah silaturahmi, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya.
"Basamo Mako Manjadi, Bakampuang Mako Batampak." Dengan semangat kebersamaan tersebut, SAS Kalianda optimistis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta generasi mendatang.